Identifikasi Trend dalam Trading

Identifikasi Trend dalam Trading

Identifikasi tren adalah hal wajib yang perlu dilakukan seorang trader sebelum memasuki pasar dengan posisi BUY atau SELL.

Identifikasi tren merupakan langkah yang pertama kali dilakukan seorang trader dalam melakukan analisa pasar. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran besar pasar saat ini sedang berada dalam tren apa.
Apakah saat ini pasar sedang Bullish?
Apakah saat ini pasar sedang Bearsih?
Ataukah pasar saat ini sedang Ranging atau Sideways?

Apa yang dilakukan Trader

Jika seorang trader sudah mengetahui bahwa pasar sedang Bullish, maka ia hanya akan merencanakan untuk mengambil posisi Buy, dimulai dari level harga dimana akan entry, dimana target resiko dan reward, hingga pada picu entry; dan akan menghindari mencari-cari momen Sell.

Begitu pula saat harga sedang dalam keadaan Bearish, seorang trader hanya akan merencanakan untuk mengambil posisi Sell, dimulai dari level harga mana ia akan mengambil posisi Sell tersebut, dimana target resiko dan rewardnya, serta pada picu entry yang seperti apa; tentunya juga akan menghindari untuk mencuri-curi analisa posisi Buy di saat harga sedang dalam trend Bearish.

Lalu bagaimana jika pasar sedang dalam keadaan Ranging atau Sideways?
Kebanyakan trader akan menghindari masuk ke pasar saat pasar dalam kondisi ranging. Kebanyakan Trader yang mendapati pasar dalam keadaan ini akan menunggu saat harga keluar dari zona atau range sideways ini.   

Cara melakukan Identifikasi Tren

Ada banyak cara melakukan identifikasi tren.
Mulai dari yang simple dan paling umum, hingga yang menengah, atau yang sulit dipahami oleh orang lain selain dirinya. 

Semuanya tidak ada yang paling benar ataupun salah. Tergantung pada rasa nyaman dan keyakinan trader itu sendiri dalam melakukannya. Jika seorang trader melakukan identifikasi tren dengan cara yang simple dan Ia merasa yakin dan nyaman dengan caranya tersebut, ya itu baik untuknya. Tidak perlu diperdebatkan. Begitu juga jika seorang trader melakukan identifikasi tren dengan cara yang tidak dapat dipahami oleh orang lain selain dirinya, itu juga tentu baik untuknya, asalkan tujuannya tercapai dengan baik dan benar.

1. Identifikasi Tren menggunakan Moving Average

Salah satu cara melakukan identifikasi tren adalah dengan menggunakan bantuan indikator Moving Average yang merupakan salah satu dari beberapa indikator tren. 

Perhatikan gambar chart di bawah ini yang telah disisipi Simple Moving Average periode 50.

Identifikasi Tren menggunakan Moving Average

Idenya adalah apabila kita melihat harga saat ini bergerak di atas Moving Average tersebut (garis biru), maka itu menandakan harga saat ini sedang dalam keadaan Bullish, dan kebanyakan trader akan mencari momen BUY saja.

Begitu juga sebaliknya jika harga sedang bergerak  di bawah Moving Average, maka itu menandakan harga saat itu sedang dalam keadaan Bearish, dan kebanyakan trader akan mencari momen SELL saja.


2. Identifikasi Tren menggunakan Wave

Cara lain untuk melakukan identifikasi tren adalah dengan menggunakan wave atau gelombang pergerakan harga.

Perhatikan gambar chart di bawah ini.

Identifikasi Tren menggunakan Wave

Merujuk pada gambar di atas, idenya adalah jika kita menemukan harga yang semakin rendah daripada level harga terendah pada pola sebelumnya (level yang digaris kuning), maka harga sedang dalam kondisi Bearish, yang artinya bagi banyak trader, kita akan mencari posisi SELL saja.

Selengkapnya tentang teori Wave, silakan baca artikel Teori Elliott Wave.

 

Tidak ada komentar untuk "Identifikasi Trend dalam Trading"

Berlangganan via Email